Wednesday, January 10, 2007

Ketika Musim Nikah Tiba

Bulan-bulan ini temen-temen seangkatan SMA saya ada 10 orang yang nikah, yah memang umur-umur gw sekarang emang "geus wayahna" kalau kata orang sunda.
Nah, sepulangnya dari pesta resepsi nikahan, gw jd interospeksi, kenapa yah kok di umur yang "geus wayahna" ini saya belum menikah juga???
Hasil brainstorming, nggak jelas mana yg beneran atau yg ngaco/ngayal, pokoknya ini beberapa alternatif kemungkinan kenapa saya belum menikah juga sampe sekarang.
1. Ditolak melulu2. Belum nemu yang asyik aja 3. Standard ketinggian4. belum PD5. Gw gay???6. Belum niat7. Nggak punya duit-> Belum mapan8. Masih ingin bebas9. Masih setia menanti "seseorang"10. Nggak pengen aja
Ditolak melulu:Ditolak itu wajar, emang cewek cuma satu??? Kan masih ada yang lain.Yang gak wajar, kalau kemudian terus menguber-nguber, menguber-nguber dan terus dan terus dan terus menguber-uber yang satu itu padahal udah jelas-jelas bolak-balik ditolak, sampe yang nolaknya bosan. Atau di sisi ekstrim, putus asa...dan jadi berubah "haluan"...(hmmm jadi teringat pengalaman seseorang...)
Masih setia menanti:Bullshit banget sih lu....
Masih ingin bebas:Salah satu alasan klise untuk menghindari menerima tanggung jawab yang lebih besar.
Nggak pengen aja:Come on! kucing-kucing gw aja pada kawin, masa gw kagak.
Belum mapan:Definisi mapan mungkin relatif, ini hubungannya masih sama niat,niat cari duit nggak sih??? there's will there's way.
Nah, setelah dibaca-baca lagi hasil brainstormingnya, dan direnungkan lagi, diinget-inget lagi track record gw selama ini, intinya sih saya masih belum niat, yang lain-lain cuma pembenaran, jawaban pembenaran sudah dipersiapkan kalau ditanya sama orang tua atau orang lain ada jawaban yang terdengar logis.
Keep moving! Moving fOrward!


p.s : quote dari undangan sepupu gw, DOnny Fauzan
Apabila kamu benar-benar mencintai seseorang Jangan lepaskan dia. Jangan percaya bahwa melepaskan selalu berarti kamu benar-benar mencintai Melainkan berjuanglah demi cintamu....itulah cinta yang sejati
Lebih baik menunggu orang yang kamu inginkan. Daripada berjalan bersama orang yang tersedia Lebih baik menunggu orang yang kamu cintai daripada memaksa dengan yang ada di sekelilingmu...Lebih baik menunggu orang yang tepat...Karena hidup ini terlampau singkat untuk dibuang hanya dengan seseorang....
Kadangkala orang yang oaling kamu cintai...Adalah orang yang menyakiti hatimu...Dan kadangkala, teman yang membawa ke dalam pelukannya dan menangis bersamamu adalah cinta yang tidak kamu sadari

Thursday, October 12, 2006

Reject Bank mandiri!

Komentar saya:

Buat ukuran bank "sebesar" Mandiri, dan di jaman e-business & e-commerce sekarang, "system down" sangat, sangat, sangat, sangat UNACCEPTABLE! Dan direksi mandiri cuma bisa bilang "MAAF".....????
ini adalah bukti nyata ketidakprofesionalan implementasi teknologi IT di Bank mandiri. APAPUN ALASANNYA!

jelas saya akan berpikir dua kali untuk menyimpan dana/bertransaksi lewat Bank yang IT nya "cacat produksi" ini.



Kutipan dari detik.com:

http://www.detiknews.com/indexfr.php?url=http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/10/tgl/12/time/190743/idnews/694456/idkanal/10

Pengumuman Kepada Seluruh Nasabah PT Bank Mandiri Tbk
Bank Mandiri - detikcom


Jakarta - Pada hari Kamis, 12 Oktober 2006 telah terjadi gangguan teknis pada sistem Bank Mandiri yang mengakibatkan terjadinya gangguan atas catatan transaksi pada rekening beberapa nasabah.

Guna mengantisipasi hal-hal yang kurang berkenan, maka manajemen telah memutuskan untuk melakukan pengawasan dan monitoring yang ketat terhadap transaksi yang dilakukan pada tanggal 12 Oktober 2006 dengan mengalihkan seluruh transaksi Electronic Channel melalui kantor cabang dan me-non-aktifkan penggunaan ATM, SMS Banking, Internet Banking dan Electronic Data Capture (EDC).

Pada pukul 12.00 WIB, EDC dan pengambilan tunai melalui ATM telah dapat dilakukan, namun dengan jumlah yang terbatas.

Team Teknologi Informasi Bank Mandiri telah melakukan berbagai konsolidasi perbaikan dan seluruh transaksi telah dapat kembali normal pada hari Kamis, 12 Oktober 2006 pukul 17.00 WIB

Manajemen Bank Mandiri menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada para nasabah Bank Mandiri atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami akan senantiasa memperbaiki diri untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh nasabah Bank Mandiri.

Jakarta, 13 Oktober 2006
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Direksi